Herdiansyah Hamzah

Dan Terbitlah Nafas baru Demi Perjuangan Hidup

MEMBONGKAR JEJAK SEJARAH BUDAYA KORUPSI DI INDONESIA

(Disadur dari http://prp-indonesia.org/)

Oleh : Herdiansyah “Castro” Hamzah*

“Korupsi yang semakin subur dan seakan tak pernah ada habisnya, baik ditingkat pusat sampai daerah ; merupakan bukti nyata betapa bobroknya moralitas para pejabat pemerintahan kita. Namun apakah korupsi hanya diakibatkan oleh persoalan moralitas belaka?. Kita akan tahu dengan belajar dari sejarah!!!”.

Pengantar

Ungkapan tersebut di atas terasa sangat keliru meski ada kebenarannnya yang dikandung di dalamnya. Kita tidak boleh serta merta melihat segi moral sebagai aspek tunggal dari praktek korupsi di Indonesia. Moralitas seseorang sangat ditentukan oleh lingkungan dan pergaulan sosialnya. Tinggi rendahnya moralitas yang terbangun dalam diri seseorang, tergantung seberapa besar dia menyerap nilai (pervade value) yang diproduksi oleh lingkungannya. Selama 32 tahun Orde Baru berkuasa, moralitas masyarakat direduksi oleh kepentingan politik dominan ketika itu. Negara melalui pemerintah telah secara sengaja membangun stigma dan prilaku yang menyimpang (abuse of power), dengan melegalkan praktek korupsi dikalangan pejabat-pejabat pemerintahan. Hal tersebut dikarenakan oleh bentuk serta pola praktek kekuasaan yang cenderung menindas sehingga secara terang-terangan telah melegalkan praktek korupsi, meski di depan mata masyarakat kita sendiri. Zaman itu, mungkin saja semua orang tahu (bahkan tak jarang yang pura-pura tak tahu), bahwa telah terjadi penyimpangan dan penyelewengan penggunaan uang rakyat dalam bentuk korupsi yang dilakukan oleh penguasa Orde Baru dan kroni-kroninya. Akan tetapi, budaya politik bisu yang dihegemonisasi oleh pemerintah, membuat masyarakat terkesan diam dan acuh akibat ketakutan-ketakutan mereka yang oleh pemerintah sengaja diproduksi secara sistematis ketika itu. Bersuara berarti berhadapan dengan kekuasaan, yang tentu akan berujung tekanan dan represi bagi yang berani menyuaraknnya.

Read the rest of this entry »

Filed under: Hukum

 

April 2008
M T W T F S S
    May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Selamat Datang…

Blogsite ini merupakan media informasi, pikiran dan analisa terhadap realitas sosial kita hari ini. Tulisan ini bukanlah kebenaran mutlak yang harus anda yakini, namun merupakan alternatif opini terhadap pemberitaan yang selama ini anda dengar, lihat dan rasakan dari media apapun. Media blogsite ini adalah tempat sy menuangkan apa yang saya yakini, sekaligus tempat bagi saya untuk menyimpan buah pikiran...karena jika anda tidak menulis, menulis dan menulis....maka anda akan terkubur dan termakan oleh sejarah.... Warm Regards, Herdiansyah Hamzah

ARSIP

The Last Comment

pekerja indonesia on Lawan krisis kapitalisme (2) S…
andy Hidayat on SMART CARD : STRATEGI TERSELUB…
dhe" on Biografi

RSS Perhimpunan Rakyat Pekerja

  • Samarinda : Nilai Ekspor Plywood Anjlok 54 Persen April 28, 2009
    Selasa, 28 April 2009 | 22:41 WITA(Sumber : http://tribunkaltim.co.id/)SAMARINDA, - Imbas krisis global membuat usaha sektor kehutanan, terutama industri kayu lapis (plywood) di Kaltim kian memburuk. Ini terlihat dari nilai eskpornya yang merosot hingga 54 persen, hanya 7,9 juta Dolar AS di Januari 2009. Pada periode yang sama tahun lalu, nilainya masih 17,4 […]
    noreply@blogger.com (PRP SAMARINDA)