Herdiansyah Hamzah

Dan Terbitlah Nafas baru Demi Perjuangan Hidup

PRESS RELEASE FRONT PEMBEBASAN NASIONAL TENTANG RENCANA KENAIKAN HARGA BBM

Sumber : http://buruhmenggugat.or.id/

FRONT PEMBEBASAN NASIONAL
(ABM, PRP, SMI, PPRM, WALHI, FBTN, Perempuan Mahardika, KPA
Serikat Pengamen Indonesia, IGJ, LBH JAKARTA, LBH FAS, JGM, KORBAN, ARM, PRAXIS, IKOHI, SPEED, SIEKAP, BUTRI, PERGERAKAN, PAWANG)
Sekber : Jl.Pori Raya No 06 Rt 009/Rw 010, Pisangan Timur, Jakarta Timur
Telp/Fax : 021 4757881, Email : front.pembebasan.nasional@gmail.com
==========================================================

AYO BERSATU…..
LAKUKAN AKSI-AKSI MASSA SETIAP HARI
21 MEI DAN 1 JUNI : KEPUNG DAN DUDUKI ISTANA
Gagalkan Rencana Kenaikan Harga BBM…!!!

Genderang perlawanan rakyat Indonesia, melawan rencana kenaikan harga BBM telah dibunyikan; Mahasiswa, kaum miskin kota, kaum buruh, kaum tani dan perempuan di seluruh penjuru Indonesia, setiap hari melakukan aksi-aksi, dan terus membesar dan menyatu dari hari ke hari. Ini menunjukan, bahwa tingkat kesejahteraan rakyat sudah dalam batas yang paling rendah, sehingga kenaikan harga BBM sebesar 30 %, tidak akan lagi sanggup di tanggung oleh rakyat Indonesia. Argumentasi kuno yang di sampaikan oleh Pemerintah, DPR, Elit Politik maupun Intelektual Tukang, semuanya seragam; Kenaikan harga minyak dunia yang mencapai US $ 120/barel atau Rp 1.116.000/barel atau Rp 7018/liter akan menyebabkan kenaikan subsidi dalam negeri sebesar 21,4 trilyun rupiah, sementara negara tidak mempunyai anggaran, sehingga mau tidak mau, harga BBM dalam negeri harus di naikan sesuai dengan harga BBM Internasional.
Yang tidak pernah mereka katakan adalah kenapa harga BBM Internasional cenderung naik? Dan kenapa harga BBM dalam negeri harus selalu mengikuti harga BBM Internasional ?

Read the rest of this entry »

Filed under: Statement

KENAIKAN BBM ; OPSI TERAKHIR ATAU SATU-SATUNYA PILIHAN?

Oleh : Herdiansyah “Castro” Hamzah*

BBM naik tinggi, susu tak terbeli….

Orang pintar tarik subsidi, anak kami kurang gizi….

(Iwan Fals-Galang Rambu Anarki)

Belakangan ini, pemerintahan SBY-JK telah mulai melakukan sosialisasi terbuka diberbagai media cetak maupun elektronik tentang rencana untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam waktu dekat ini. Rencana ini sendiri dipicu oleh tingkat harga minyak mentah dunia yang sekarang sudah menembus angka 117 dollar perbarel-nya, sementara patokan harga minyak dalam asumsi APBN tahun 2008 ini, masih dipatok sebesar 95 Dollar. Persoalan ini memang telah menjadi perhatian serius dari pemerintah sejak gejolak ekonomi dunia memasuki masa-masa krisis yang bisa dikatakan mendekati titik akut (coolaps), terutama disektor energi khususnya minyak. Tinggal bagaimana kemudian pemerintah melakukan antisipasi, yang tentunya dengan satu harapan, bahwa dampak dan akibat-nya tidak merugikan masyarakat kita.

Read the rest of this entry »

Filed under: Analisis

SMART CARD : STRATEGI TERSELUBUNG PEMERINTAH

Oleh ; Herdiansyah “Castro” Hamzah*

Jauh hari sebelumnya, pertanyaan mengenai langkah apa yang akan diambil oleh pemerintah untuk menghadapi krisis minyak internasional, sudah menjadi perbincangan menarik di berbagai kalangan. Situasi perkonomian global, memang tengah diterpa goncangan dahsyat, terutama di Negara induk ekonomi dunia, yakni Amerika Serikat. Provider web terkenal, yahoo telah melakukan langkah efisiensi perusahaan dengan mengurangi karyawannya hingga 1000 orang, kondisi yang sama dilakukan oleh perusahaan general motors denngan melakukan PHK sebanyak 74 ribu orang, belum lagi skandal keuangan yang terus menerus terjadi di beberapa perusahaan besar amerika, mengikuti xerox, enron, inclome, dll yang telah melakukan hal serupa beberapa tahun belakangan ini. Fakta-fakta tersebut lebih dari cukup bahwa ada yang salah dengan roda perekonomian dunia saat ini. Bagaimana dengan Indonesia?. Kenaikan harga minyak mentah dunia yang sudah menembus level 120 dollar per barolnya, tentu merupakan situasi yang sangat tidak menguntungkan Negara kita.

Read the rest of this entry »

Filed under: Analisis

POLITIK ELEKTORAL (PILKADAL) ; MEDIA PEMBANGUNAN PARTISIPASI POLITIK PUBLIK.

(Disadur dari harian tribunkaltim)

Oleh : Herdiansyah “Castro” Hamzah*

PILKADAL ; Sarana Pendidikan Bagi Masyarakat.

Tujuan pendidikan menurut James Bloom, ada 3 (Tiga), yakni ; Pertama, Sebagai sarana membentuk sikap dan prilaku (affektif domain). Pendidikan seutuhnya, adalah cara untuk membangun prilaku (behaviour) dari seseorang, membentuk prilaku yang buruk menjadi baik, yang kasar menjadi lembut, dan yang otoriter menjadi lebih demokratis. Tanpa prilaku yang baik, lembut dan demokratis, maka seseorang tidak akan mungkin mampu bertindak secara dewasa dan terarah. Kedua, Menambah pengetahuan (cognitif domain). Pengetahuan adalah elemen penting bagi bekal seseorang dalam perjalanan hidupnya. Tanpa itu, seseorang seakan berjalan dalam ruang kosong tanpa makna. Seseorang yang tidak dibekali dengan konsep bagaimana membangun rumah yang baik, mencoba seribu kalipun pasti akan gagal. Niat dan harapan boleh setinggi langit, tapi tanpa teori dan pengetahuan, segalanya mustahil untuk kita capai. Ketiga, penerapan secara langsung akan pengetahuan yang telah didapatkan dalam prilaku sosial (psycomotoric). Prilaku, watak serta pengetahuan yang kita miliki, akan percuma tanpa praktek (implementation) secara langsung dalam realitas social kita. Pengetahuan setinggi apapun, akan terasa hambar tanpa menguji keabsahannya. Berhasil tidaknya sesuatu akan teruji dilapangan, bukan dipikiran ataupun sekedar dibelakang meja.

Read the rest of this entry »

Filed under: Daerah

RAKYAT PAPUA ; KEMISKINAN DI TENGAH KEKAYAAN ALAMNYA

(Menggugat Kedaulatan Bangsa, Berjuang Melawan Imperialisme Modal internasional)

Oleh : Herdiansyah “Castro” Hamzah

Sebuah Pengantar

Sejarah panjang perjalanan rakyat Indonesia dalam berjuang merebut kembali kedaulatannya yang telah terampas oleh kekuatan modal internasional bersama komparadornya telah membuktikan kepada kita bahwa Maxim (Ujar-ujar) para intelektual serta ahli ekonomi yang selalu mendewakan dan menggembor-gemborkan keberadaan perusahaan-perusahaan asing imperial kepunyaan Negara-negara maju sebagai prasayarat kemajuan bangsa indoensia, ternyata tidak lebih dari omomgan besar dari seorang badut-badut politik yang tak dapat dipertanggung jawabkan. Faktualnya, kondisi yang terjadi sekarang berbanding terbalik dengan asumsi dan pemikiran tersebut. Malah justru sebaliknya, kemelaratan serta barisan kemiskinan adalah akhir dan ujung dari segalanya bagi rakyat Indonesia. Betapa tidak, jika kita tengok aktivitas perusahaan Multi National Coorporation (MNC)[1] yang telah sekian lama mengeruk dan menguras habis-habisan kekayaan Negara Indonesia, merupakan bukti nyata bahwa Kekuatan Modal internasional melalui lembaga-lembaga keuangannya (IMF, Paris Club, CGI dll) bersama perusahaan-perusahaan Multi National Coorporation-Trans National Coorporation (MNC/TNC), tak lebih dari Iblis yang terus-menerus menghantui masa depan rakyat Indonesia.

Read the rest of this entry »

Filed under: Ekonomi

 

May 2008
M T W T F S S
« Apr   Jul »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Selamat Datang…

Blogsite ini merupakan media informasi, pikiran dan analisa terhadap realitas sosial kita hari ini. Tulisan ini bukanlah kebenaran mutlak yang harus anda yakini, namun merupakan alternatif opini terhadap pemberitaan yang selama ini anda dengar, lihat dan rasakan dari media apapun. Media blogsite ini adalah tempat sy menuangkan apa yang saya yakini, sekaligus tempat bagi saya untuk menyimpan buah pikiran...karena jika anda tidak menulis, menulis dan menulis....maka anda akan terkubur dan termakan oleh sejarah.... Warm Regards, Herdiansyah Hamzah

ARSIP

The Last Comment

Rakyat Biasa on KENAIKAN BBM ; OPSI TERAKHIR A…
pekerja indonesia on Lawan krisis kapitalisme (2) S…
andy Hidayat on SMART CARD : STRATEGI TERSELUB…

RSS Perhimpunan Rakyat Pekerja

  • Samarinda : Nilai Ekspor Plywood Anjlok 54 Persen April 28, 2009
    Selasa, 28 April 2009 | 22:41 WITA(Sumber : http://tribunkaltim.co.id/)SAMARINDA, - Imbas krisis global membuat usaha sektor kehutanan, terutama industri kayu lapis (plywood) di Kaltim kian memburuk. Ini terlihat dari nilai eskpornya yang merosot hingga 54 persen, hanya 7,9 juta Dolar AS di Januari 2009. Pada periode yang sama tahun lalu, nilainya masih 17,4 […]
    noreply@blogger.com (PRP SAMARINDA)